APLIKASI SOLAR CELL ke-2
Keunggulan-keunggulan
PLTS dibandingkan sistem pembangkit listrik lainnya adalah sebagai berikut :
- Tidak memerlukan bahan bakar, karena menggunakan sumber energi matahari yang dapat diperoleh dimana saja secara cuma-cuma sepanjang tahun, sehingga hampir tidak memerlukan biaya operasi.
- Tidak memerlukan konstruksi yang berat dan menetap, sehingga dapat dipasang dimana saja dan dapat dipindahkan bilamana dibutuhkan.
- Dapat diterapkan secara sentralisasi (PLTS ditempatkan di suatu area dan listrik yang dihasilkan disalurkan melalui jaringan distribusi ke tempat-tempat yang membutuhkan) maupun desentralisasi (sistem PLTS dipasang pada setiap rumah, dengan demikian tidak diperlukan jaringan distribusi. Sistem ini sangat cocok diterapkan pada wilayah pedesaan dengan pola pemukiman yang menyebar).
- Pada pola desentralisasi, gangguan pada satu sistem tidak akan mempengaruhi sistem yang lain dan tidak banyak energi yang terbuang pada jaringan distribusi.
- Bersifat moduler; kapasitas listrik yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan cara merangkai modul secara seri dan paralel.
- Dapat dioperasikan secara otomatis (unattendable) maupun menggunakan operator (attendable).
- Ramah lingkungan. Tidak menimbulkan polusi suara maupun polusi asap.
- Tidak ada bagian yang bergerak, sehingga hampir tidak memerlukan biaya pemeliharaan. Yang diperlukan hanya membersihkan modul apabila kotor dan menambah air accu (aquades).
- Umur pakai (life time) lebih dari 20 tahun
Pemakaian beban PLTS SHS
diilustrasikan sebagai berikut Berdasarkan data pemakaian maksimal, maka kita buat
ilustrasi pemakaian yang sekiranya dilakukan oleh pemilik sistem PLTS 50 WP
secara wajar sebagai berikut:
|
Aplikasi
|
Daya
|
Jumlah
|
Pemakaian (jam)
|
Total Daya
|
|
Lampu Teras
|
6 W
|
1
|
6
|
36 W-Jam
|
|
Lampu Ruang Tidur
|
6 W
|
1
|
5
|
30 W-Jam
|
|
Lampu Ruang Tamu
|
6 W
|
1
|
4
|
24 W-Jam
|
|
Televisi
|
14 W
|
1
|
4
|
56 W-Jam
|
|
Radio / Tape
|
8 W
|
1
|
3
|
24 W-Jam
|
|
Total
|
40
|
5
|
22
|
|
|
Total Kebutuhan Energi (TKE)
|
170 W-Jam
|
|||
Nb: lama pemakaian tabel di atas adalah sekadar ilustrasi dan
dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan dan menyesuaikan dengan kapasitas solar
modul dan battery.
II. PEMANFAATAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)
Dibawah ini adalah beragam paket aplikasi
PLTS yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan PLTS:
- Solar Home System (SHS) untuk Penerangan Rumah
Dirancang
untuk memenuhi kebutuhan listrik minimum untuk rumah tangga pedesaan meliputi penerangan,
catu daya untuk TV dan radio.
- TVRO untuk TV Umum
Aplikasi
ini digunakan untuk daerah-daerah yang tidak dapat menangkap siaran televisi dengan
baik (daerah “blank spot”). Dilengkapi dengan parabola TVRO dapat digunakan sebagai
TV Umum yang dapat membantu penyebaran informasi & pengetahuan dan memberikan
hiburan hingga ke daerah terpencil sekalipun.
- Telpon Satelit Pedesaan/Wartel Pedesaan/Base Camp Terpencil
Dirancang
dengan menggunakan telepon satelit Pasti yang mudah digunakan oleh masyarakat
pedesaan/daerah terpencil dimana saja
- PLTS untuk Puskesmas Pedesaan ( Vaccine Refrigerator, Lampu Bidan dan
Penerangan)
Digunakan untuk
mengoperasikan Vaccine storage (alat penyimpan vaksin), Lampu Penerangan untuk
Bidan Desa , Puskesmas dan Rumah Dokter
- Sound System untuk Rumah Ibadah
Pengembangan dari SHS
ini disamping memberikan penerangan juga dilengkapi dengan fasilitas sound
system yang sangat bermanfaat untuk rumah ibadah. Sehingga aktifitas keagamaan
tidak hanya dapat berlangsung siang hari namun juga hingga malam hari.
- Lampu Jalan/Lampu Lingkungan Pedesaan
Dirancang untuk
menerangi fasilitas umum, jalan lingkungan di pedesaan, penerangan di lingkungan
wisata alam, penerangan di pelabuhan nelayan tradisional dll.
- Pompa Air Bersih / Irigasi
Mengingat banyaknya
ragam pompa air tenaga surya, apabila berminat silahkan menghubungi kami,
tersedia beragam informasi tentang solar water pumping sesuai kebutuhan anda.
- PLTS Rancangan Khusus
- Untuk segala macam kebutuhan khusus anda yang belum terangkum dalam paket-paket aplikasi tersebut di atas, silahkan menghubungi kami. Kami akan membantu anda untuk merancang PLTS yang dapat memenuhi kebutuhan spesifik anda.
III.
APLIKASI
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)
1.
PLTS SHS (Solar Home System)
Berikut ini dijelaskan
komponen-komponen dalam PLTS SHS terdiri dari :
|
PLTS SHS 50 Wp
|
|
|
|
|
|
|
No
|
Komponen
|
Brand / Manufacturing
|
Spesifikasi
|
Jumlah
|
|
|
1
|
Modul Surya
|
Poly/mono crystalline
|
50 Wp
|
1
|
set
|
|
2
|
Charge Controller
|
MPPT
|
12 V, 10 A
|
1
|
set
|
|
3
|
Lampu
|
DC
|
DC 12 V, 10 W
|
3
|
set
|
|
4
|
Baterai
|
Lead Acid Deep cycle
|
12 V, 70 Ah
|
1
|
set
|
|
5
|
T-support, Frame Support,
Pipa penyangga
|
Lokal
|
Hot Dip Galvanies
|
1
|
set
|
|
6
|
Box baterai
|
Lokal
|
Besi plat 1,4 mm
|
1
|
set
|
|
7
|
Kabel
|
Kabel Power
|
NYZ 2 x 2,5 mm, p = 6 m
|
1
|
set
|
|
Kabel Instalasi
|
NYZ 2 x 0,75 mm, p = 25 m
|
||||
|
8
|
Assesories
|
Lokal
|
Skun
kabel, klem, paku dll
|
1
|
set
|
2.
PLTS UNTUK PERUMAHAN atau SEKOLAH
PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) untuk perumahan
atau sekolah ini dirancang dengan desain dan perhitungan beban yang akan
digunakan. Sistem ini merupakan pengembangan SHS (Solar Home System) dan sangat
tepat digunakan pada perumahan atau sekolah yang belum terarili listrik PLN
atau daerah yang terpencil.
Berikut ini adalah gambaran perhitungan beban dan
kebutuhan peralatan yang akan digunakan :
|
RANCANGAN
PENGGUNAKAN BEBAN
|
||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
No
|
Beban
|
Daya (W)
|
Qty
|
Total
Daya (W)
|
Lama (H)
|
Energi
(Wh)
|
|
1
|
Lampu
|
10
|
3
|
30
|
8
|
240
|
|
2
|
Charger
HP
|
10
|
5
|
50
|
3
|
150
|
|
3
|
Printer
|
75
|
1
|
75
|
4
|
300
|
|
4
|
Laptop
|
250
|
2
|
500
|
3
|
1500
|
|
5
|
Radio
|
50
|
1
|
50
|
5
|
250
|
|
6
|
TV
LCD
|
80
|
1
|
80
|
4
|
320
|
|
7
|
Receiver
|
60
|
1
|
60
|
4
|
240
|
|
|
|
|
Jumlah
|
845
|
|
3000
|
Dengan perhitungan rugi-rugi pada penangkapan sinar
matahari sebesar 10% maka total beban adalah hasil penambahan 3000 + 300 = 3300
Wh.
Kebutuhan solar panel dengan insolasi radiasi di
Indonesia rata-rata 4,5 kWh/day maka 3300/4,5 = 733,33 Wp dengan menggunakan
modul surya 100 Wp maka dibutuhkan sebanyak 733,33/100 = 7,3 buah atau
dibulatkan menjadi 8 maka kebutuhan panel surya 100 Wp sebanyak 8 unit.
Kebutuhan baterai dengan autonomi day 2 hari (hari
tanpa sinar matahari baterai masih mampu bekerja dengan beban diatas selama 2
hari).
Baterai
= { (Total Kebutuhan Energi * Autonomys
Day) / 80% } / teg. Baterai
= { (3300 * 2 ) / 80% }
/ 12
= 8250 / 12
= 687,5 Ah
Jika
menggunakan baterai 12 V, 200 Ah maka dibutuhkan 687,5 / 200 Ah = 3,4375
dibulatkan 4 jadii dibutuhkan 4 unit baterai 12 V, 200 Ah.
Daftar kebutuhan komponen peralatan PLTS :
|
No.
|
Komponen PLTS
|
Deskripsi Komponen PLTS
|
Jumlah
|
Satuan
|
|
1
|
Modul
Surya
|
Modul
Surya Polycristaline 100 Wp
|
8
|
unit
|
|
2
|
Controller
|
Controller
30 A, 12 VDC
|
1
|
Set
|
|
3
|
Battery
|
SMF/Lead
Acid Battery 200 AH, 12 volt
|
4
|
unit
|
|
4
|
Box
Baterai
|
Panel
Battery kapasitas 4 batterey
|
1
|
unit
|
|
5
|
Kabel
|
Cable
Modul dan Battery
|
1
|
Set
|
|
6
|
Support
|
Modul
Support T1.2 2.50
|
1
|
Set
|
|
7
|
Material
Instalasi
|
Skrup, Baut, Fisher Baut
|
1
|
Set
|
3.
PLTS LAMPU TAMAN atau LAMPU JALAN
Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Tenaga Surya
merupakan sistem penerangan yang menggunakan teknologi solar cell sebagai
sumber energi. Ada beberapa daya pada
PJU dengan lampu LED 20 W sampai 100 W. Secara umum Konfigurasi Penerangan
Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya meliputi beberapa komponen utama yaitu :
1. Solar Modul atau biasa disebut juga modul Photovoltaic, adalah
peralatan yang dapat menghasilkan energi listrik yang bersumber dari energi
matahari sehingga energi yang dihasilkan merupakan energi yang terbarukan (renewable energy).
2. Battery, digunakan untuk menyimpan energi listrik yang
dihasilkan oleh Solar Modul pada siang hari dan selanjutnya dipergunakan untuk
menyuplai beban.
3. Proses pengaliran dan penyimpanan energi dari dan
ke baterai diatur oleh Solar Charge Regulator merupakan alat yang
digunakan untuk mengatur proses pengisian energi listrik dari solar modul ke
baterai dan pemakaian energi listrik dari battery ke lampu LED. Di samping itu Solar Charge Regulator juga dapat mengatur waktu
nyala lampu LED.
4. Lampu LED adalah sumber cahaya yang berfungsi mengubah energi
listrik DC dari Battery menjadi energi cahaya.
5. Tiang Lampu adalah tiang yang digunakan untuk menyangga semua
komponen di atas dengan konstruksi tertentu.
Semoga artikel ini dapat membantu Pembaca....Amieen
BalasHapus